Sabtu, 29 September 2012

Perancangan Campuran Beton

Pencampuran beton dengan site mix
Berikut ini adalah tata cara perancangan campuran adukan beton menurut SK SNI 03-xxxx-2002

Langkah-langkah pokok cara perancangan menurut standar ini adalah :
  1. Penghitungan nilai deviasi standar (S)
  2. Penghitungan nilai tambah (margin (m)).
  3. Penetapan kuat tekan beton yang disyaratkan (fc') pada umur beton tertentu.
    • Kuat tekan beton yang disyaratkan (fc') ditetapkan sesuai dengan persyaratan perencanaan strukturnya dalam buku Rencana Kerja dan Syarat-syarat (RKS).
    • Kuat tekan minimum beton diperoleh dari perhitungan berikut.
    • Untuk langkah selanjutnya kuat tekan beton dari (a) dan (b) diambil yang terbesar.
  4. Kuat tekan rata-rata perlu (fcr')
    kuat tekan rata-rata perlu didapat dari rumus : fcr' = fc' + m
    keterangan :
    fcr' = Kuat tekan rata-rata perlu (Mpa)
    fc'  = Kuat tekan yang disyaratkan (Mpa)
    m   = nilai tambah (Mpa)
  5. Penetapan jenis Semen Portland
    Pada langkah ini dipilih, akan dipakai semen biasa atau semen yang cepat mengeras (Jika beton terkena pengaruh lingkungan yang mengandung sulfat bisa anda lihat pada posting berikut).
  6. Penetapan jenis agregat
    Jenis agregat kasar agregat halus ditetapkan, apakah berupa agregat alami (kerikil alami atau pasir alami) atau agregat buatan (batu pecah atau pasir buatan).
  7. Penetapan Nilai fas (Faktor air semen)
    • Faktor air semen ditetapkan dengan cara yang tercantum pada postingan berikut.
    • Nilai faktor air semen maksimum diperoleh dari klik di sini.
    • Untuk perhitungan selanjutnya faktor air semen dari (a) dan (b) diambil yang terkecil.
  8. Penetapan Nilai Slump.
  9. Penetapan besar butir agregat maksimum.
  10. Jumlah air yang diperlukan per meter kubik beton.
  11. Berat semen per m3 beton 
    Berat semen per m3 beton dihitung dengan rumus :

    Wsmn = (1/fas) x Wair

    keterangan :
    fas    = nilai fas dari langkah (8)
    Wair = berat air per m3 beton dari langkah (10).
  12. Penetapan jenis agregat halus.
  13. Proporsi berat agregat halus terhadap agregat campuran.
  14. Berat jenis agregat campuran.
  15. Perkiraan berat beton.
  16. Dihitung kebutuhan berat agregat campuran.
  17. Hitung berat agregat halus yang diperlukan, berdasarkan hasil dari langkah (13) dan (16).
  18. Hitung berat agregat kasar yang diperlukan, berdasarkan hasil dari langkah (13) dan (16).

11 komentar:

  1. postingan nya bagus banget ni ada blog bisa kawan2 kunjungi juga untuk nambah wawasan saoal teknik sipil http://insinyursipil.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. Makasih yah MAs Wahyu tentang cara merancang Beton..
    Salam kenal

    BalasHapus
  3. Thanks. blognya bikin Menambah Ilmu Tentang Sipil

    BalasHapus
  4. ada sni yg lengkapnya nggak?

    BalasHapus
  5. maaf numpang promo gan
    http://grcartikon.co.id

    BalasHapus
  6. contoh perhitungan adukan berdasarkan mutu bisa dilihat
    www.mandirijayabeton.co.id/produk/detail/1

    BalasHapus
  7. This is exceptionally educational and supportive post in the blog posting world. All Your posts consistently give us some subjective things. thank you such a for sharing this post.
    Bhiwadi super models
    Bilaspur funny ghost stories
    Binni Models Pics Sector 46
    Blog Sector 47
    beautiful Place Sector 48
    Nauty Girl In Sector 75
    Queen Girl In Bawal
    fridge repair in Bhiwadi

    BalasHapus
  8. Thanks for sharing with us such a mind-blowing post.

    BalasHapus
  9. I truly enjoy looking through on this web site , it holds superb content .

    BalasHapus